Berita

ByRetom

Berita

Dapatkan informasi lebih lanjut & penawaran terbaik produk commercial Acer untuk kebutuhan Anda. Seri webinar Acer dapat diikuti dengan free of charge oleh semua masyarakat, baik pebisnis atau siapa pun pengguna internet aktif. Bisnis juga bicara tentang cara menjaga agar tetap bertahan ketika menghadapi kendala dan ancaman dari kompetitor maupun hal-hal tak terduga seperti pandemi atau bencana alam.

Mungkin perusahaan tidak bisa langsung seketika menerapkan cobit secara cepat dikarenakan hal itu juga harus menjadi behavior sehari-hari seluruh pegawai agar dapat berjalan dengan baik. Kamis, 2 Juni 2016, bertempat di Aula PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Prof. Ir. Riyanarto Sarno, SE, MSc, PhD memaparkan beberapa jenis dan gambaran tentang kerangka bisnis untuk tata kelola penggunaan Teknologi Informasi untuk digunakan oleh Perusahaan Daerah maupun Pemerintah Daerah.

Protokol Covid-19 Selama empat hari pelatihan peserta tampaknya sangat antusias mengikuti pelatihan kendati dalam suasana covid-19. Sebelum mengikuti pelatihan, peserta, narasumber, dan panitia mengikuti take a look at Swab Antigen. “Jadi sebagai tindak lanjut dari laporan kami ke Dewan Pers, hari ini kami melaporkan HE sebagai narasumber di media tersebut melakukan tindakan pencemaran nama baik.

Menjadi salah satu narasumber dalam bisnis

Sebab, anggotanya tidak sanggup membayar cicilan, juga banyak yang menarik simpanan di koperasi simpan pinjam. Seluruh peserta sangat antusias dan mengikuti setiap langkah-langkah yang diberikan. Pelatihan ini juga tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, cek suhu, dan hand sanitizer. Memaparkan bahwa ada lima prinsip etika bisnis yang harus dijunjung oleh pelaku bisnis, yaitu otonomi, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan, dan integritas moral. Topik lain yang cukup menarik adalah dari Iston Dwija Utama, SE, MBA, yaitu cara membuat worth pada bisnis. Turut hadir Direktur Utama BRI Agro Agus Noorsanto, Perwakilan dari Badan Pengembangan SDM Provinsi Jawa Barat Areif Santoso, Direktur PT. Frinsa Agrolestari Wildan Mustofa, Ketua Dewan Kopi Indonesia sebagai narasumber dan peserta seminar yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, ajaran moh maling dapat menjadi dasar membangun budaya anti korupsi di tengah-tengah masyarakat. UINSA sebagai perguruan tinggi Islam yang menyematkan nama Sunan Ampel di dalamnya, wajib melestarikan dan mengabadikan ajaran tersebut dalam kehidupan nyata, terutama dalam konteks pencegahan korupsi. UINSA tidak boleh hanya menjadi menara gading, tapi juga harus menjadi media pencerah untuk umat. Mengambil yang boleh dan menolak yang tidak boleh, mendidik yang benar dan membentuk karakter,” tegas Dr. Nurul Ghufron.

About the author

Retom administrator