Public Talking Jadi Terlatih, Daniel Mananta Ungkap Kisahnya Saat Ikut Bisnis Multilevel Marketing

ByRetom

Public Talking Jadi Terlatih, Daniel Mananta Ungkap Kisahnya Saat Ikut Bisnis Multilevel Marketing

Keberhasilan mitra niaga mengajak dan menambah anggota akan meningkatkan omzet perusahaan sehingga memberikan keuntungan. Berdasarkan hal tersebut, perusahaan memberikan keuntungannya kepada mitra niaga dalam bentuk insentif berupa bonus. MLM adalah sistem pemasaran, dimana anggota MLM mendapatkan komisi setiap menjual produk perusahaan. Selain itu, anggota juga mendapatkan bonus ketika merekrut member baru untuk ikut ke dalam sistem MLM. Pada mulanya, Anda akan disponsori oleh seorang member atau distributor perusahaan MLM.

Nantinya mereka diwajibkan untuk mencari anggota baru dengan pola yang sama sekaligus diiming-imingi kenaikan jumlah bonus, hadiah, dan imbal hasil seiring dengan banyaknya jumlah orang yang dapat diajak. Inggrid mengatakan pertama kali be a part of MLM sejak Februari 2016. Setelah bergabung, Inggrid diminta mengajak orang lagi untuk ikut serta. Inggrid pun mengajak teman-teman dekatnya bergabung dengan jaringan bisnis itu. Karena tidak memiliki uang, kata Inggrid, orang yang mengajak itu memberikan opsi untuk menggadaikan barang-barang berharga, seperti emas, motor, laptop. Atas iming-imingi keuntungan dan bonus yang banyak itu, akhirnya Inggrid melepas anting dan kalung, yang nilainya lebih dari Rp1,5 juta.

Sistem MLM jenis Break Away ini akan mengembangkan jaringannya dengan mengutamakan kelebaran. Bonus yang diterima oleh mitra akan semakin besar jika frontline-nya semakin banyak. Namun, kelemahan dari sistem ini adalah serorang agen harus mengatur semuanya seorang diri.

Mengikuti bisnis MLM

Kasus itu bermula saat ibunda Terry tiba-tiba menerima telepon dari orang tak dikenal. Orang tersebut mengaku sebagai polisi yang menangkap adik Terry bersama barang bukti narkoba. Saat itu, penipu beralasan, jika tak ditransfer uang, maka adiknya akan masuk penjara. Sistem ini mementingkan pengembangan jaringan hanya dua leg dan lebih mengutamakan keseimbangan jaringan. Semakin seimbang jaringan dan omset bisnis perusahaan MLM ini semakin besar bonus yang diperoleh.

Selain bertugas menjual produk secara langsung kepada konsumen, setiap distributor juga harus mengembangkan jaringan penjualan seluas-luasnya. Untuk dapat membangun jaringan, setiap distributor harus mencari prospek. Ada beberapa strategi untuk mendapatkan prospek, yaitu kembangkan jaringan seluas-luasnya, jelajahi seluruh pasar, temui orang-orang tempat prospek bergantung, dan tampakkan diri sebagai agen. Apabila distributor berhasil dalam mengembangkan jaringan, maka perusahaan akan memberikan berbagai imbalan dalam bentuk bonus, potongan harga, dan insentif-insentif lainnya. Strategi MLM bertumpu pada pengembangan jaringan, sehingga semakin banyak seorang distributor berhasil merekrut anggota baru maka penghasilan atau bonusnya semakin besar.

About the author

Retom administrator